Sepakat Berzakat (Part 2) | Putar Balik (Putbal) Ep. 15
Lanjutan pembahasan zakat: zakat fitrah, amil, zakat mal, zakat perdagangan, sedekah, wakaf, dan kepedulian sosial.
Podcast: Pandji Pragiwaksono & Ustadz Felix Siauw
Tanggal: 11-03-2026
Sumber: YouTube
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Dalam podcast Putar Balik (Putbal) episode 15 ini, Pandji Pragiwaksono dan Ustadz Felix Siauw kembali membahas zakat. Ada beberapa hal menarik yang dibahas dalam podcast ini, sebagai berikut:
- Zakat fitrah.
-
Penjelasan zakat fitrah. Zakat yang diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ untuk ditunaikan di bulan Ramadan sebelum shalat Idul Fitri. Semua pahala kita itu tertahan sebelum kita menunaikan zakat fitrah. Rasulullah ﷺ tidak memperbolehkan ada umat Islam yang kelaparan saat hari raya. Fitri itu salah satu artinya berbuka puasa. Idul Fitri artinya adalah hari di mana kita berbuka puasa (bisa makan-makan). Makanya Rasulullah ﷺ memastikan semua umat Islam bisa makan di hari tersebut.
-
Bentuk zakat fitrah. Asalnya adalah makanan yang biasa dimakan oleh masyarakat di daerah tersebut (seperti gandum atau kurma di zaman Rasulullah ﷺ atau beras di Indonesia). Namun, kini dipermudah dalam bentuk uang agar penerima zakat bisa membeli beras dan juga keperluan lain seperti lauk-pauk.
- Pengurusan zakat (Amil).
-
Siapa yang boleh mengelola dana zakat? Amil adalah orang yang pekerjaannya mengelola zakat. Menurut Ustadz Felix, idealnya yang menjadi amil adalah perwakilan dari pihak negara karena mempunyai kuasa untuk memungut zakat secara wajib. Akan tetapi praktik di masyarakat Indonesia saat ini ada lembaga swasta yang menjadi amil zakat. Saat ini ada lembaga amil zakat swasta yang mengambil maksimal 12,5% dari zakat yang mereka terima dengan pertimbangan 1/8 dari 100%, karena amil termasuk salah satu dari 8 asnaf penerima zakat. Biasanya uang ini digunakan untuk biaya operasional. Sayangnya, ada lembaga amil zakat swasta yang direkturnya digaji ratusan juta dan mendapatkan banyak fasilitas, sehingga akhirnya jadi menciderai agama Islam. Di samping itu, juga ada trust issue di masyarakat jika zakat dikelola oleh pemerintah.
-
Kaedah terbaik zakat. Cara yang terbaik (default) adalah memberikan zakat secara langsung kepada orang yang berhak (8 asnaf) agar terjalin hubungan sosial dan kepedulian dalam masyarakat.
-
Siapa saja yang termasuk ke dalam 8 asnaf penerima zakat? Fakir, Miskin, Amil (pengelola zakat), Mualaf, Riqab (hamba sahaya), Gharimin (orang yang berhutang), Fii Sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), Ibnu Sabil (musafir yang kehabisan biaya di perjalanan saat sedang mengerjakan ketaatan kepada Allah).
-
Kenapa shalat dikaitkan dengan zakat? Pada saat kita shalat berjamaah, maka ketika mengucapkan salam di akhir shalat kita bisa sambil melihat dan mengawasi orang yang ada di samping kiri dan kanan kita. Apakah mereka sudah makan atau belum? Rasulullah ﷺ bersabda, “Orang yang masih bisa tidur nyenyak sementara ada tetangganya yang kelaparan, maka ia tidak akan bisa mencium bau surga.” Kok bisa ada orang yang bisa tidur nyenyak sementara ada saudaranya yang kelaparan?
-
Pahala yang diberikan oleh Allah bagi orang yang mengerjakan itikaf di bulan Ramadan itu sangat besar sekali. Akan tetapi, pahala untuk mengantarkan makanan atau sesuatu yang diperlukan oleh orang lain itu jauh lebih besar daripada mengerjakan itikaf di bulan Ramadan. Padahal kalau kita ikhlas mengerjakan itikaf di bulan Ramadan karena Allah, maka akan dijauhkan dari neraka dengan 3 parit yang jaraknya sejauh langit dan bumi.
- Zakat mal (zakat harta) diperintahkan oleh Allah di dalam Al-Qur’an.
-
Syarat zakat mal: Harus mencapai nisab (batas minimum harta) yaitu 2,5% dari seluruh harta bersih. Contoh: Sekitar 250 juta rupiah mengikuti harga emas saat ini, dan haul (harta tersebut telah dimiliki selama satu tahun).
-
Tujuan zakat mal: memastikan kekayaan tidak hanya mengendap pada satu pihak saja, tetapi berputar dalam ekonomi untuk manfaat bersama.
-
Harta yang dikenai zakat mal meliputi uang simpanan, hasil perdagangan, dan aset lancar. Harta tetap seperti rumah kediaman sendiri tidak dikenakan zakat. Untuk perusahaan, yang membayar zakat adalah pemilik perusahaannya. Kalau perusahaan itu milik bersama, maka dihitung masing-masing zakat malnya oleh para pemilik perusahaan tersebut.
-
Bagaimana kalau ada orang yang curang (cheating) agar hartanya tidak dikenakan zakat mal? Misalnya, sebelum sampai batas waktu 1 tahun (baru 11 bulan), dia membeli mobil, sehingga uangnya tidak sampai batas nisab. Orang ini tidak dikenakan zakat mal karena uangnya sudah berputar. Para sahabat Nabi Muhammad ﷺ jarang ada yang sampai harus membayar zakat mal, karena hartanya selalu disedekahkan.
-
Zakat pertanian. Hanya dikenakan kepada komoditas tertentu seperti gandum, jewawut, dan kurma, yang dikenakan kepada petani. Nisabnya adalah 5 atau 10% dari hasil pertaniannya. Ada perbedaan fikih di mana ada yang menganggap beras juga wajib dizakatkan, tetapi ada juga yang menganggap tidak wajib. Ada juga perbedaan fikih untuk jangka waktu pengeluarannya. Ada ulama yang menganggap boleh dikeluarkan setiap bulan (zakat penghasilan/zakat profesi). Akan tetapi, ada ulama lain yang menganggap harus menunggu setahun dulu baru wajib mengeluarkan zakatnya. Rasulullah ﷺ tidak pernah memerintahkan untuk menarik zakat penghasilan/profesi setiap bulan.
-
“Tanaman yang diairi oleh air hujan atau sumber air alami, zakatnya 10%. Sedangkan yang diairi dengan alat penyiraman atau memerlukan biaya, zakatnya 5%.” (HR. Bukhari & Muslim).
-
Zakat perdangangan. Zakat perdagangan adalah zakat yang dikenakan atas harta yang diperoleh dari aktivitas jual beli dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Dalam konteks fikih, zakat perdagangan mencakup seluruh barang atau aset yang diperdagangkan secara halal dan berputar dalam aktivitas bisnis. Bagi orang yang memiliki perusahaan, dikenakan zakat perdagangan. Nisab zakat perdagangan disamakan dengan nisab emas, yaitu setara dengan 85-gram emas.
- Sedekah dan wakaf (sedekah jariah):
-
Keutamaan sedekah. Sedekah paling utama diberikan kepada keluarga terdekat (isteri, anak, ibu, bapak) kemudian tetangga dan masyarakat di sekeliling kita.
-
Nafkah bagi istri terdiri dari 3 bagian, yaitu sandang, pangan, dan papan. Sandang: minimal seorang suami membelikan istrinya baju setahun sekali. Pangan: minimal seorang suami memberikan kepada istrinya makanan yang sama dengan jenis makanan yang ia makan. Papan: Seorang suami tinggal dengan istrinya di rumah yang sama. Selain itu, semua pemberian dari suami kepada istrinya termasuk sedekah. Seorang istri yang memiliki usaha sendiri juga bisa memberikan sedekah kepada suaminya.
-
Sedekah jariah/wakaf. Sedekah yang pahalanya terus mengalir, walaupun pemberinya sudah meninggal dunia, seperti mewakafkan Al-Qur’an atau membangun masjid. Inilah yang menjadi jantung perekonomian orang Muslim. Contoh: Di zaman Utsmani, pada saat Khalifah berencana membangun proyek jalan dan Hejaz Railway. Saat itu karena rakyat percaya kepada pemerintahnya, maka mereka berlomba-lomba mau ikut andil mengeluarkan hartanya untuk wakaf. Ini adalah proyek yang dananya sudah cukup terkumpul sebelum proyeknya berjalan, sehingga tidak perlu berutang.
-
Sedekah dan zakat itu bisa dianalogikan seperti saat kita bermain sepak bola di lapangan bola. Batas lapangan itu adalah sesuatu yang wajib, seperti zakat, sedangkan di dalam lapangan itu adalah yang sunnah, seperti sedekah. Kita seharusnya lebih banyak bermain di dalam lapangan, bukan di batas lapangan. Dengan demikian, sesungguhnya suatu perkara itu menjadi wajib sebagai batas atau bare minimum, bukan sebagai satu-satunya hal yang utama, karena yang utama itu adalah tujuannya. Kalau kita berorientasi kepada tujuan, maka kita tidak perlu menunggu sampai mencapai bare minimum dulu, baru kemudian beramal.
-
Kesimpulan: Play by the rules, then play by the heart. Zakat adalah peraturan yang wajib (rule), sedangkan sedekah adalah amalan yang dilakukan dengan hati (heart). Kita dianjurkan untuk tidak hanya menunggu jumlah harta yang cukup untuk berzakat, tetapi senantiasa memberi melalui sedekah.
Semoga bermanfaat. Mohon maaf dan juga mohon koreksi jika ada kekeliruan atau kesalahan karena keterbatasan dan kurangnya pemahaman ilmu yang saya miliki dalam merangkum. Barakallahu fikum.
Note: Mohon untuk menonton juga video lengkap podcast yang ada di link YouTube di atas.
#PandjiPragiwaksono #FelixSiauw #PutarBalik #Putbal #islamic #zakat #sedekah