Cara Berdoa yang Benar (Part 2)
Pandji Pragiwaksono dan Ustadz Felix Siauw membahas penghalang doa, waktu mustajab, tiga cara Allah mengabulkan doa, kisah Nabi Yunus as., dan sayyidul istighfar.
Podcast: Pandji Pragiwaksono & Ustadz Felix Siauw
Tanggal: 01-04-2026
Sumber: YouTube
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Dalam podcast Putar Balik (Putbal) episode 18 ini, Pandji Pragiwaksono dan Ustadz Felix Siauw kembali membahas cara berdoa yang benar. Ada beberapa hal menarik yang dibahas dalam podcast ini, sebagai berikut:
1. Apakah ada orang yang doanya tidak dikabulkan oleh Allah?
Apakah ada orang yang doanya lebih dikabulkan oleh Allah? Jawabannya ada. Rasulullah ﷺ pernah menyebutkan penghalang doa diterima oleh Allah, di antaranya:
- Harta yang haram. Memakai pakaian atau memakan makanan yang haram akan membuat doa tidak diterima oleh Allah.
- Konflik dengan sesama manusia. Bertengkar atau memutus tali silaturahmi (misalnya dengan orang tua atau istri) dapat menahan doa seseorang. Doa tersebut baru akan diterima oleh Allah setelah konflik tersebut diselesaikan. Doa orang tua, terutama ibu, itu tidak ada penghalangnya untuk diterima oleh Allah. Makanya kita harus berhati-hati dengan doa dari orang tua kita. Ada hadits, yang walaupun derajatnya lemah, berbunyi: “Celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan dari Allah di Bulan Ramadan, dan celakalah orang yang memiliki orang tua, tetapi tidak mendapatkan ampunan dari orang tuanya.”
2. Tempat dan waktu yang mustajab (waktu terbaik untuk berdoa)
Ada beberapa kondisi di mana usaha kita dalam berdoa lebih cepat dikabulkan oleh Allah:
- Tempat: Multazam (tempat antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah) di Masjidil Haram, Raudah di Masjid Nabawi, dan di Masjidil Aqsa.
- Waktu & posisi: Pada saat sujud dalam shalat dan ketika kita berdoa di sepertiga malam terakhir.
3. Apa arti doa itu dikabulkan?
Dikabulkan itu artinya diterima. Selamatan dengan nasi kebuli itu juga biasanya dilakukan saat ada hajat yang terkabul. Ada tiga cara Allah mengabulkan doa:
- Disegerakan di dunia. Langsung diberikan apa yang diminta dalam bentuk fisik di dunia.
- Menolak bala. Doa tersebut dijadikan tameng untuk melindungi kita dari musibah/marabahaya. Misalnya: Seharusnya ketabrak mobil, tapi jadi terlindungi karena berdoa terus kepada Allah. Mungkin kita mendoakan yang lain, tetapi doa itu dipakai untuk melindungi diri kita dari bahaya.
- Ditunda untuk di akhirat. Disimpan sebagai pahala atau kebaikan di kehidupan setelah mati.
4. Mana yang lebih penting, yang ngasih atau sesuatu yang dikasih?
Seharusnya kita semua memahami bahwa yang ngasih itu lebih penting daripada apa yang dikasih. Kalau yang ngasih bilang, “Sebenarnya aku sayang kamu.” Maka sebenarnya kita tidak lagi perlu apa yang dikasih. Makanya Umar bin Khattab ra. berkata, “Aku tidak pernah khawatir doaku dikabulkan Allah atau tidak. Kalau Allah sudah memudahkan aku untuk berdoa, maka doaku pasti akan dikabulkan oleh Allah.”
5. Berdoa dan berharap kepada Allah
Pandji menyimpulkan bahwa kita bisa berdoa dan berharap kepada Allah. Tetapi ketahuilah bahwa saat Allah kasih atau tidak kasih kepada permintaan kita, maka Allah tetap menyayangi kita. Menurut Ustadz Felix, Allah akan mengabulkan semua permintaan kita (dengan 3 cara di atas). Bahkan Allah akan memberikan yang lebih baik daripada yang kita minta. Yang penting itu fokus kita ada di mana. Apakah untuk dunia atau untuk akhirat?
6. Kisah Pandji dan doanya yang tidak dikabulkan
Pandji pernah berdoa mengenai kariernya dan tidak dikabulkan oleh Allah. Ia lalu merasa Allah tidak adil karena tidak memberikan doa yang ia minta. Sekarang Pandji baru menyadari bahwa yang ia doakan itu bukan rencana Allah untuk dirinya. Yang direncanakan oleh Allah itu adalah kariernya yang sekarang. Betapa anehnya dulu dia begitu menginginkan pekerjaan itu. Kemudian diberitahu oleh Allah bahwa kariernya sekarang adalah yang lebih baik bagi dirinya. Ada doa yang Pandji panjatkan ketika masih SD dan doa itu dikabulkan oleh Allah selama 3 tahun, tetapi kemudian Pandji menyadari bahwa itu bukan hal yang baik bagi dirinya. Terkadang kita diajari oleh Allah dengan cara yang sulit. Hal ini memaksa kita untuk bertanya, “Sebenarnya ini tentang kita atau tentang Allah?” Kalau sebenarnya ini memang tentang Allah, lalu kenapa harus sesuai dengan kehendak kita? Sedangkan kata hamba itu berarti budak yang tidak mempunyai pilihan (no choice). Kalau ini tentang Allah, maka Allah yang paling tahu yang terbaik untuk diri kita. Kalau ini tentang kita, maka kita akan merasa kecewa.
Kebanyakan dari kita punya banyak harapan. Contoh: Ingin punya jodoh yang baik, punya anak yang saleh, berharap punya pemimpin yang ideal, berharap punya negara yang makmur. Tetapi lalu kita dibalas oleh Allah, “Sebenarnya ini tentang kamu atau tentang Aku? Kalau tentang Aku, maka apa relevansi semua yang kamu minta itu? Kalau memang tentang Aku, maka seharusnya kamu menurut saja dengan semua ketetapan-Ku.” Tanpa mengecilkan usaha kita, Allah yang paling tahu cara untuk menolong hamba-hamba-Nya.
7. Kisah Nabi Yunus as.
Kisah Nabi Yunus as. berdakwah kepada kaum Ninawa yang menyembah berhala. Tidak ada orang yang mau beriman kepada Allah di kaum tersebut. Akhirnya Nabi Yunus as. pergi meninggalkan kaumnya. Karena beliau pergi meninggalkan kaumnya, maka Allah mengajarkan kepada Nabi Yunus as. dengan cara yang agak sulit. Beliau dilemparkan dari kapal yang ditumpangi ke laut. Kemudian dimakan paus. Dikatakan di dalam Al-Qur’an bahwa beliau diselimuti oleh tiga kegelapan. Dimakan paus lalu masuk ke dalam perut paus, di laut yang dalam, dan di kegelapan malam. Dalam perut Paus itu beliau berdoa:
La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin.
Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”
Allah kemudian mengeluarkan Nabi Yunus as. langsung di pinggir pantai. Beliau keluar dari kegelapan perut Paus, kegelapan laut, dan kegelapan malam. Saat keluar, badannya melepuh karena terkena asam lambung paus. Di pantai itu ada pohon labu. Beliau lalu makan buah labu itu. Sekarang ini buah labu menjadi salah satu bahan dalam pembuatan skincare. Lukanya pulih semua. Kemudian beliau menemukan penduduk yang tadinya menolak dakwah beliau akhirnya mau beriman kepada Allah. Ustadz Felix menekankan bahwa sering kali rencana manusia itu “sampah” dibandingkan dengan rencana Allah yang jauh lebih indah. Di sini Allah menunjukkan bahwa Allah bisa memberikan yang lebih bagus daripada rencana yang dibuat oleh Nabi Yunus as.
8. Dua jenis doa
Ada 2 jenis doa, yaitu doa yang sifatnya duniawi dan doa untuk di akhirat nanti. Menurut Ustadz Felix, setiap doa untuk kebaikan di akhirat pasti akan dikabulkan oleh Allah. Para ulama hanya meminta kebaikan di akhirat. Menurut Pandji, ada banyak orang di Indonesia yang berusaha menjalani sebaik mungkin yang diberikan oleh Allah di kehidupan dunianya, karena ini adalah bagian dari usahanya. Sisanya dia hanya berdoa untuk kebaikan di akhirat. Orang yang berfokus pada doa akhirat biasanya lebih siap menghadapi kematian, karena mereka tahu tujuan akhirnya. Baginya, hidup itu hanya untuk mengisi waktu saja. Menurut Ustadz Felix, tidak semua orang yang menginginkan mati itu tidak suka hidup. Orang yang siap hidup itu adalah orang yang sudah siap mati. Tapi tidak mungkin orang yang tidak siap mati itu bisa hidup dengan baik. Hanya orang-orang yang siap mati saja yang bisa maksimal di dalam hidupnya. Contoh: Saat kita main game dan ada game over, kita akan serius saat mainnya.
9. Bagaimana caranya agar orang bisa serius menjalani hidup?
Dia harus tahu bahwa dia akan mati, sehingga dia akan minta mati seperti apa. Menurut Ustadz Felix, sebelum kita bisa membuat proposal ingin mati seperti apa, kita tidak akan bisa benar-benar hidup. Contoh: “Ya Allah, aku ingin mati dalam keadaan husnul khatimah, yaitu mati ketika sedang berdakwah.” Orang yang tidak tahu mau mati dalam kondisi apa, maka hidupnya jadi tidak jelas. Pandji menyimpulkan bahwa orang yang berdoa untuk kebaikan di akhirat saja pasti akan nyambung dengan yang dia lakukan di dunia. Kalau kita ingin masuk surga, maka kita harus melakukan beberapa hal yang membuat kita layak untuk masuk surga. Jadi, ketika kita berdoa untuk akhirat, tidak serta-merta kita meninggalkan yang di dunia. Kita tahu cara untuk mencapai kebaikan di akhirat adalah dengan berbuat baik di dunia. Contoh: berpuasa, sholat, menolong orang lain, menanggapi orang yang marah-marah dengan cara yang baik.
10. Doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ mengajarkan kita agar senantiasa membaca doa:
Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”
11. Doa persatuan umat Muslim
Apakah ada doa khusus yang selalu dibaca oleh Ustadz Felix di dalam kesendirian? Ustadz Felix selalu mendoakan adanya persatuan dari umat Muslim di seluruh dunia, “Ya Allah, satukan dan ikatkan hati orang-orang Muslim.” Menurut Ustadz Felix, ini adalah hal yang krusial. Kalau masalah ini sudah beres, maka insya Allah akan ada banyak masalah kaum muslimin yang bisa dibereskan. Tetapi kalau masalah ini masih belum beres, maka dunia akan kacau. Seperti yang kita lihat terjadi sekarang ini.
12. Doa saat merasa capek atau stres
Apakah ada doa yang lazim dibaca untuk mengingatkan lagi diri kita agar selalu berserah kepada Allah? Surat Al-Ikhlas mengingatkan kita untuk selalu berserah kepada Allah. Hanya Allah yang bisa kita percayai. Tenang saja, kita punya Allah. Semua ini dalam kekuasaan Allah. Selain itu, apakah ada doa lain? Ketika Ustadz Felix sedang capek atau stres melihat kondisi dunia sekarang ini, yang pertama biasanya beliau banyak membaca shalawat kepada Rasulullah ﷺ. “Ya Allah, semoga dengan shalawatku ini bisa menjadi jalan keluar.” Yang kedua membaca doa:
Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiimi.
Artinya: Tidak ada daya dan kekuatan, hanya ada pada-Mu.
Doa ini adalah versi singkat dari Ayat Kursi yang dapat kita baca saat sedang merasa sedih. Kalau sudah tidak bisa ngomong apa-apa lagi, Ustadz Felix hanya mengatakan, “Ya Allah.” Sambil memikirkan masalah yang sedang dihadapi. Ini adalah doa yang paling mesra dengan Allah. Karena Allah itu dekat dan Maha Tahu apa yang kita rasakan di dalam hati.
13. Berdoa dalam bahasa Indonesia atau bahasa Arab?
- Menurut Pandji, berdoa dengan menggunakan kata-kata Allah di dalam Al-Qur’an akan memberikan kesan kedekatan karena menggunakan bahasa wahyu.
- Menurut Ustadz Felix, bagi orang-orang yang sudah pro dan memahami artinya, mereka akan berdoa dalam bahasa Arab. Seolah-olah mereka ingin berkata bahwa aku ingin berdoa dengan bahasa Al-Qur’an yang Engkau turunkan, ya Allah.
- Di dalam hadis dijelaskan bahwa Allah tidak mempermasalahkan diksi yang digunakan dalam berdoa. Yang terpenting adalah rasa dan koneksi hati saat meminta. Allah memahami maksud dari hamba-Nya, meskipun salah ucap atau menggunakan bahasa sehari-hari.
14. Orang yang enggan berdoa
Bagaimana jika ada orang yang merasa cukup beriman saja kepada Allah, Rasulullah ﷺ, Al-Qur’an dan merasa tidak perlu meminta apa-apa lagi? Di dalam Al-Qur’an, orang yang enggan berdoa disebut sebagai orang yang sombong dan diancam masuk neraka. Tidak diperkenankan bagi seorang Muslim untuk tidak berdoa. Karena doa adalah bentuk ibadah dan pengakuan bahwa kita adalah hamba-Nya Allah.
15. Al-Qur’an sebagai tanda kasih dari Allah
Salah satu tanda kasih dari Allah adalah dengan diturunkannya Al-Qur’an. Tanpa adanya Al-Qur’an, kita tidak akan memiliki petunjuk untuk mendapatkan solusi dalam hidup ini. Islam adalah solusi terbaik dalam hidup kita. Ketika kita punya permasalahan apa pun, agama Islam memberikan beberapa tingkatan cara merespons masalah tersebut. Contoh: Ketika menghadapi orang yang sedang marah, kita bisa merespons dengan tier 1; kalau tidak bisa, ada respons tier 2; dan kalau tidak bisa juga ada respons tier 3 sebagai cara menghadapinya. Cara mudahnya adalah dengan berdoa kepada Allah. Doa adalah bentuk respons komunikasi kita terhadap yang disampaikan oleh Allah di dalam Al-Qur’an.
16. Doa perlindungan saat berpindah tempat
Doa apa yang dibaca untuk memohon perlindungan dari Allah? Setiap kali kita berpindah tempat, wilayah, atau kota, maka kita berdoa kepada Allah: “Ya Allah, lindungilah aku dari kejahatan orang-orang yang ada di dalamnya dan dari kejahatan tempat ini.” Lalu kita berdoa: “Ya Allah, berikan aku kebaikan dari orang-orang yang berada di dalamnya dan kebaikan dari tempat ini.”
17. Surat An-Nas dan Surat Al-Falaq
Pandji sering membaca Surat An-Nas saat merasa dirinya terancam. Misalnya: Saat sedang berlari sendirian. Ustadz Felix membenarkan bahwa Surat An-Nas dan Surat Al-Falaq memang berfungsi sebagai perlindungan dari kejahatan makhluk, sihir, dan rasa iri dari manusia. Biasanya orang mengirimkan sihir itu saat ada pergantian cahaya. Contoh: di pagi hari dan sore hari. Makanya kita diperintahkan untuk mengerjakan salat di waktu-waktu tersebut.
18. Sayyidul Istighfar (doa pamungkas)
Ustadz Felix menyarankan untuk merutinkan membaca Sayyidul Istighfar (Tuannya Istighfar) atau istighfar yang paling tinggi. Disunnahkan doa ini dibaca pada pagi dan sore hari sebagai solusi atas berbagai permasalahan hidup. Bacaan doa Sayyidul Istighfar:
Allahumma anta rabi, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, wa a’uudzubika min syarri maa sana’tu, abuu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu’u bi dzanbi faghfirlii innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu, dan aku di atas ikatan janji-Mu (yaitu selalu menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku, dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tiada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”
Orang yang rajin beristighfar atau memohon ampun kepada Allah akan mendapatkan banyak kebaikan, di antaranya mendapatkan rezeki, anak, kemudahan, dan solusi dari tempat yang tidak disangka-sangka.
Semoga bermanfaat. Mohon maaf dan juga mohon koreksi jika ada kekeliruan atau kesalahan karena keterbatasan dan kurangnya pemahaman ilmu yang saya miliki dalam merangkum. Barakallahu fikum.
Note: Mohon untuk menonton juga video lengkap podcast yang ada di link Youtube di atas.
#PandjiPragiwaksono #FelixSiauw #PutarBalik #Putbal #islamic #faith #pray #doa